Assalamu alaikum.
*Semua yang kau rindu, tak perlu kau cari ...*
*Mereka telah ada dalam hatimu,cieee (setia menanti) sampai
mati ...* Sahabatku, kerinduan merupakan salah satu unsur dari cinta dan kasih
sayang. Sebab, mustahil ada cinta tanpa kerinduan.
Merindukan berarti mencintai dalam wujudnya yang paling
lembut, paling halus, dan paling menyentuh. Ketahuilah, kerinduan datang saat
tangan – tangan cinta menyentuh jiwamu, mengusap ragamu, membelai hatimu, lalu
mengangkasakan keinginanmu.
Saat itu, dirimu seolah dipenuhi oleh dirinya, sampai
hasratmu untuk segera menemuinya begitu kuat sehingga jika tidak terpenuhi,
maka engkau akan merasakan dirimu belum utuh dan hari – hari hidupmu belumlah
lengkap.
Sahabatku, bila
engkau merindukan seseorang, maka sesungguhnya dia juga merindukanmu. Semakin
sering engkau merindukannya, maka semakin sering pula dia merindukanmu. Semakin
kuat keinginanmu untuk menemuinya, maka semakin kuat pula keinginannya untuk
menemuimu. Bila waktu belum mempertemukan kalian, maka ruanglah yang akan
mempersatukan kalian.
Ya, kalian akan
dipersatukan dalam dunia ilusi, dunia imajinasi, dunia mimpi. Ketahuilah, ada
jalan dan pintu tersembunyi yang menghubungkan antara hati dengan hati. Cinta
akan mengantarkan kerinduanmu berjalan; dalam dimensi yang tidak mengenal malam
atau pagi dan lebih cepat dari hitungan detik maupun hari.
kemudian Cinta akan memberimu kunci, dan membiarkan
kerinduanmu untuk membuka pintu hati hingga tanpa disadari, dia yang kau
rindukan akan merasakan getaran kerinduanmu di dalam hatinya. Getaran itupun
akan berjalan ke sel-sel tubuhnya, menyelimuti seluruh jiwa raganya, kemudian
menggerakkannya untuk segera menemuimu.
Sahabatku, berjuanglah, bersabarlah, bergembiralah,
bersiaplah, bila engkau sedang dilanda rindu. Sebagaimana orang sakit
memerlukan obat, maka engkau pun memerlukan obat. Ketahuilah, tidak ada obat
yang paling mujarab bagi mereka yang dilanda rindu kecuali bertemu dengan yang
dirindukannya.
Berjuanglah untuk
menemuinya, meski jalan yang harus engkau lalui penuh duri, berlumuran darah,
dan menahan perih berhari – hari. Bersabarlah dalam perjalanan, sebab kesabaran
akan memperkokoh langkahmu dan memperkuat dirimu dalam penantian ini.
Bergembiralah bila kalian dipersatukan oleh takdir, namun
janganlah memaksakan penyatuan itu. Boleh jadi dia yang kau kira baik ternyata
jelek bagimu, dan bisa jadi pula dia yang kau kira jelek ternyata baik bagimu,
karena sesungguhnya takdir telah memilihkan yang terbaik untukmu lalu
menyatukan kalian dalam taman – taman keabadian.
Bersiaplah untuk
berpisah ketika rindu itu telah tiada, dan janganlah mengeluh dengan berkata,
"Mengapa kita bertemu untuk berpisah ?" Sesungguhnya kalian tidak
pernah bertemu maupun berpisah, karena kalian itu satu. Satu hati, satu jiwa.
Renungkanlah, pertemuan dan perpisahan hanyalah mungkin bagi semua yang
berjumlah dua atau lebih.
Sahabatku, di ujung jalan kerinduan terdapat dua cabang.
Satu cabang menuju perpisahan, satu cabang menuju penyatuan. Engkau bebas
memilih, namun tak bisa menentukan. Mungkin cabang menuju penyatuan yang telah
engkau pilih ternyata cabang menuju perpisahan, atau sebaliknya.
Ya, engkau hanya boleh memilih, namun tak berhak menentukan.
Ketahuilah, segalanya diciptakan berpasangan, semua sudah ditentukan. Termasuk
dirimu, jauh sebelum engkau dilahirkan. Jika engkau tak bisa bersatu atau
bertemu dengan yang engkau rindu, itu berarti dia dicipta bukan untukmu.
Jika keyakinan dan
keimananmu terhadap takdir telah begitu tinggi dan begitu kuat, maka engkau
akan mengerti sekaligus memahami, bahwa sesungguhnya tidak ada lagi kemungkinan
atau pilihan dalam hidup dan kehidupan ini, yang ada hanya kepastian. Apa yang
terlihat sebagai kemungkinan atau pilihan di mata insan, terlihat sebagai
kepastian di mata Tuhan, maka apakah engkau tidak memikirkan? Sahabatku, untuk
mengerti rahasia dan misteri kerinduan, keluarlah dari wilayah ilmu
pengetahuan, dan jangan pergunakan akal.
Sebab, kerinduan berada di luar ilmu pengetahuan, dan di
luar jangkauan akal. Kerinduan berada di wilayah rahasia. Ketahuilah, semua
yang berada di wilayah rahasia hanyalah dapat dimengerti dengan hati
nurani dan dipahami dengan jiwa. Bagaimanapun, rahasia dan misteri kerinduan
takkan pernah dapat diungkap seluruhnya dan seutuhnya, takkan pernah habis
digali dan dikaji, sampai kehidupan berakhir dan sejarah manusia berhenti.
*Mustahil ada cinta tanpa kerinduan. *
oleh sebab itu jangan pernah menyalahkan orang yang selalu merindukanmu. karena merekalah orang yang benar-benar menyayangimu. hehe
thanks and don't forget your commend........